"Datang Karena Ketidak Pentingan"
Lama aku tak memposting tulisan disini, bagaimana kabar kalian penikmat atau pengikut media massa di negeri ini, indonesia. apakah kalian lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyaksikan berita murid yang kecewa dengan guru supranaturalnya atau lebih sering menyaksikan berita pensiunan jendral yang bersembunyi dari masalahnya yang jelas mengotori dan merusak bangsa indonesia. kira - kira mana ya, yang lebih penting disimak.?.....tergantung kalian, hehaheuheu.
Saya lama - lama muak juga mendengar pemberitaan murid vs guru, yang gak jelas asal mulanya, antara kecewa sang murid, adanya kepentingan sang murid atau yang murid sebut, demi kepentingan umat suatu aliran agama. memang sudah seberapa suci atau seberapa benar kalian para pemeluk agama hingga mencap ini minyimpang, itu menyimpang. terus, bagaimana dengan pembunuh, pemerkosa, pencuri dan koruptor. apa kurang sesat dan kurang merusak agama dan bangsa. dah balik lagi ke kasus ini ja, Sebenarnya semua sih menurut saya, tergantung masing - masing individu kalau iman dan akidah dalam beragama sudah benar, saya rasa gak bakalan tuh ketipu dukun apalagi ikut pinimpangan agama, karena sudah percaya akan nilai yang di anutnya dalam beragama.
Sebenarnya kan masalah ini, tentang perkenalan yang dahulu sang murid memperkenalkan gurunya ke teman - temannya, dan sekarang di perkenalkan ke publik lewat media massa. sampai - sampai kalian dan saya mengenalnya. DEMI TUHANNNN..!!! saya tidak memihak siapapun di persetruan ini. sudah lah ini berita semacam ini jangan terus menerus di tayangkan gak begitu penting. cuma saya disini ingin nulis aja biar gak kosong blognya. hehuheuhe,.
INGAT KEBENARAN ADALAH MILIK TUHAN, SEDANGKAN KESALAHAN ADALAH MILIK MANUSIA YANG MERASA PALING BENAR. (R. Teguh Priyadi).
