Senin, 10 Desember 2012

seminar resume



      “pengelolaan media komunitas  dengan segmen HARLEY DAVISDSON”.

            Acara yang dilaksanakan pada hari kamis, 05-desember-2012, tepatnya jam 13.00-15.30 ini bertempat di gedung auditorium kampus tercinta iisip Jakarta. Acara yang di kususkan untuk fakultas komunikasi ini menampilkan narasumber jonnie rahmat selaku presiden direktur mabua Harley Davidson. Sayangnya beliau agak sedikit melenceng dari tema yang dipaparkan, namun beliau sempat berbagi sedikit tentang cara mengelola bisnis yang boleh dikatakan sedikit unik dan sangat beresiko mengalami kebangkrutan, karena bisnis motor harley Davidson di Indonesia ini bisa di katakan minoritas dan sangat sulit di kenalkan kemasyarakat Indonesia karena termasuk barang yang mahal, harganya sendiri  berkisar 600 juta keatas, belum lagi pajak tahunan yang kurang lebih 14-15 juta rupiah pertahun. Sebenarnya Harley Davidson di perkenalkan di Indonesia pada tahun 1920.
            Mabua Harley Davidson  adalah distributor resmi satu-satunya di Indonesia, yang mendapat lisensi  ISO dari negri asal Harley davidson sendiri di amerika, nama itu jadi begitu besar karena  berkat kerja keras manajemen Harley Davidson yang selalu mengistimewakan pengguna Harley davidson.  sekarang motor mewah ini dikenal dan sudah banyak di miliki masyarakat Indonesia, Hal itu pernah dibuktikan lewat acara pameran yang diselenggarakan di jakarta kurang lebih hampir 800 motor Harley berjajar di sepanjang jalan ibukota dari berbagai komunitas yang tersebar di Indonesia, dan tentu saja hal itu membuat catatan di museum recor Indonesia (MURI).  
            Sampai sekarang Harley Davidson menjadi komunitas besar di Indonesia  dan tersebar di seluruh provinsi di jawa, bali, lampung dan lain-lain, yang terdiri dari bermacam-macam golongan dari dokter, TNI, polisi, pengusaha dan lain sebagainya.  Beliau menjelaskan tidak lah mudah merangkul masyarakat seperti ini makanya beliau punya setrategi kusus untuk ini, jonnie mengatakan kami tidak hanya menjual motor namun kami memberiakan lebih dari itu, contohnya dengan cara memberikan fasilitas ekstra kepada konsumennya seperti  merangkul pemiliknya untuk masuk ke sebuah klub yang telah terbentuk di Indonesia, sampai-sampai dia mau untuk mengajarkan orang yang punya motor harley Davidson namun tidak dapat mengendarainya, itu di ajarkannya sampai bisa.jadi bisa dikatakan pemilik Harley akan seperti memiliki keluarga baru.
            Kelompok pemasaran mabua Harley Davidson belum lama ini juga membuat media komunikasi yang khusus memperkenalkan kepada masyarkat di Indonesia, yaitu berupa majalah yang biasa terbit dua minggu sekali, itu di peruntukan agar kelompok motor  harley dan masyarakat di Indonesia lebih mengenal  motor mewah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar